- Hubungi admin support Telepon atau Whatsapp 082133767508 / 081237364201 / 081290691054
Panduan Memilih APAR Sesuai Jenis Risiko Kebakaran

Panduan Memilih APAR Sesuai Jenis Risiko Kebakaran
Setiap bangunan menyimpan potensi bahaya kebakaran yang berbeda-beda. Risiko bencana bisa mengintai area perkantoran, pabrik, hingga dapur restoran. Oleh karena itu, pengelola gedung wajib menyediakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Namun, Anda tidak boleh asal memilih APAR karena setiap bahan terbakar memiliki karakter yang berbeda-beda.
Karena itu, pemilihan media pemadam harus cocok menyasar potensi bahaya sekitar. Sebelum membeli APAR, kenali terlebih dahulu sumber risiko pada area tersebut. Setelah itu, pilih jenis media pemadam dengan klasifikasi yang sesuai. Mari simak panduan praktis memilih APAR sesuai jenis risiko kebakaran secara tepat pada artikel ini.
Kenali Jenis Risiko Kebakaran
Risiko kebakaran dapat berasal dari berbagai material. Contohnya benda padat, cairan mudah terbakar, listrik, hingga logam tertentu. Dalam klasifikasi yang mengacu pada Permenaker PER.04/MEN/1980, kebakaran terbagi menjadi kelas A, B, C, dan D. Sementara itu, sistem klasifikasi NFPA juga mengenal kelas K untuk kebakaran akibat minyak dan lemak masak.
Memahami perbedaan tersebut dapat membantu Anda dalam memetakan potensi risiko kebakaran menentukan media APAR dengan lebih tepat.
1. Risiko Kebakaran Kelas A
Kelas A mencakup benda padat nonlogam yang mudah terbakar. Contohnya kayu, kertas, kain, karet, dan beberapa jenis plastik. Risiko seperti ini membutuhkan media yang dapat membantu menurunkan suhu material. Beberapa contoh media pemadam yang cocok untuk kelas ini antara lain APAR air atau water, foam, dan dry chemical powder. Namun jangan menggunakan APAR air untuk kebakaran listrik atau cairan mudah terbakar. Air dapat meningkatkan risiko pada kedua kondisi tersebut seperti korsleting listrik.
2. Risiko Kebakaran Kelas B
Kelas B mencakup cairan atau gas yang mudah terbakar. Contohnya bensin, solar, pelarut, LPG, dan bahan sejenis. Permenaker juga memasukkan minyak goreng dalam contoh kelas B. APAR untuk risiko ini perlu menggunakan media yang sesuai untuk bahan bakar cair atau gas. Foam, dry chemical, dan CO₂ dapat digunakan pada kondisi tertentu sesuai klasifikasi produk. Perlu dicatat untuk jangan memilih APAR hanya berdasarkan tulisan “pemadam kebakaran”. Selalu periksa kelas yang tercantum pada label tabung untuk menjaga keamanan dalam proses pemadaman.
3. Risiko Kebakaran Kelas C
Kelas C berkaitan dengan instalasi listrik yang masih bertegangan. Contohnya panel listrik, breaker, kabel, dan peralatan listrik. Risiko listrik membutuhkan media pemadam yang tidak menghantarkan listrik seperti CO2 dan dry chemical. APAR air bukan pilihan untuk peralatan listrik yang masih bertegangan karena berisiko menghantarkan sengatan listrik. Setelah sumber listrik terputus, klasifikasi risiko dapat berubah sesuai dengan material yang masih terbakar. Karena itu, tetap perhatikan bahan utama yang terlibat dalam proses kebakaran.
4. Risiko Kebakaran Kelas D
Kelas D mencakup logam yang mudah terbakar. Contohnya magnesium, natrium, kalium, dan beberapa logam lainnya. Kebakaran logam membutuhkan media khusus karena APAR biasa tidak selalu cocok untuk semua jenis logam.
Media dry powder khusus dapat digunakan untuk kebakaran kelas D sesuai jenis logam dan spesifikasi medianya. Perlu diingat bahwa tidak semua APAR powder bisa digunakan untuk memadamkan kebakaran kelas D. Periksa label dan klasifikasi produk sebelum menggunakannya.
5. Risiko Kebakaran Minyak dan Lemak Masak
Minyak dan lemak masak memiliki karakter kebakaran yang berbeda. Suhu pembakaran yang tinggi membuat pemilihan media pemadam menjadi sangat penting. NFPA menggunakan kelas K untuk kebakaran akibat minyak dan lemak masak. Wet chemical menjadi salah satu media yang cocok untuk risiko tersebut.
Media wet chemical membantu mendinginkan bahan sekaligus membentuk lapisan pada permukaan minyak. Mekanisme ini membantu mengurangi kemungkinan api menyala kembali. Jangan menggunakan air pada minyak yang sedang terbakar karena air dapat menghasilkan reaksi berbahaya dan membuat api menyebar.
Mencocokkan Media Pemadam dengan Potensi Ancaman
Selanjutnya, cocokkan media penampung tabung pemadam berdasar peta risiko berdasarkan kelas kebakaran.
1. APAR Serbuk Kimia (Dry Chemical Powder)
Varian ini menjadi pilihan yang paling fleksibel dan serbaguna. Serbuk kimia sanggup menundukkan kebakaran dengan risiko Kelas A, B, serta C. Pengelola gedung perkantoran atau ruko sangat cocok dengan tipe ini.
2. APAR Water (Air)
Jenis tabung pemadam berisi air bertekanan yang cocok untuk memadamkan bahan bakar padat. Bekerja dengan cara menurunkan suhu permukaan media terbakar. Jangan gunakan jenis ini untuk memadamkan komponen listrik atau minyak panas.
3. APAR Gas CO2 (Carbon Dioxide)
Gas CO2 tidak akan meninggalkan kerak kotoran. Oleh sebab itu, varian ini sangat ideal melindungi ruang server, laboratorium, serta fasilitas elektronik lainnya.
4. APAR Busa (Foam AFFF)
Busa khusus ini sangat ampuh mengisolasi permukaan cairan terbakar. Pilih varian busa untuk mengamankan area gudang bahan bakar atau bengkel kendaraan.
5. APAR Bahan Kimia Basah (Wet Chemical)
Varian cairan khusus ini sangat efektif memadamkan minyak goreng yang membara. Manajemen restoran wajib menaruh APAR ini sekitar dapur.
Menentukan Kapasitas serta Lokasi Penempatan
Ketiga, perhatikan faktor kapasitas tabung serta lokasi penempatan. Ruang kerja kecil cukup memakai tabung ukuran dua hingga tiga kilogram. Sebaliknya, area yang lebih luas butuh tabung dengan ukuran lebih besar. Selain itu, Anda juga wajib menaruh tabung pada area terbuka. Pastikan posisi tabung bebas dari halangan barang. Karyawan harus bisa menggapai tuas pemadam secara instan saat kondisi gawat darurat.
Kesimpulan
Kesimpulannya, panduan memilih APAR berpatokan penuh pada jenis risiko kebakaran serta kapasitas tabung. Keputusan yang tepat akan menyelamatkan aset usaha serta nyawa manusia. Selain itu, manajemen perusahaan harus selalu meninjau kelayakan sistem proteksi secara rutin. Langkah pencegahan awal menjamin keamanan operasional bisnis Anda.
WhatsApp: 081237364201
Email: salesputrasafetymandiri2@gmail.com
Sumber gambar: Unsplash
Tags: apar, apar air, apar baru, apar co2, apar dcp, apar foam, apar jakarta, apar jkt, apar murah, apar sni, fire extinguisher, fire extinguisher indonesia, fire extinguisher jkt, jenis apar, portable fire extinguisher
Panduan Memilih APAR Sesuai Jenis Risiko Kebakaran
Stick cone hampir sama seperti traffic cone sebagai pengatur lalu lintas sementara. Stik ini juga satu dari sekian komponen penunjang... selengkapnya
Rubber corner guard merupakan salah satu perlengkapan penting yang harus ada pada area parkir. Sesuai Namanya corner guard ini terbuat... selengkapnya
FIRE HELMET REGU DAMKAR Pentingnya Helm pemadam kebakaran Fire helmet atau helm pemadam kebakaran merupakan salah satu perlengkapan safety... selengkapnya
Gate valve hydrant adalah stop kran atau katup yang menggunakan disk gerbang yang bergerak secara naik turun secara penuh. Stop... selengkapnya
HYDRANT PILLAR PEMADAM Hydrant merupakan kumpulan beberapa komponen yang akan menghasilkan sebuah system jaringan untuk pemadam kebakaran. Fire hydrant system... selengkapnya
Fire pump atau pompa pemadam merupakan salah satu komponen penunjang dalam system fire hydrant. Yang mana pompa ini memiliki peranan... selengkapnya
Fire monitor love protek, salah satu komponen dalam system fire hydrant atau system pemadam kebakaran. Komponen ini berfungsi sebagai alat... selengkapnya
WHEEL STOPPER RUBBER PEMBATAS RODA BAN PARKIR Pengertian Wheel Stopper Wheel Stopper rubber pembatas merupakan sebuah alat yang berfungsi... selengkapnya
FIREMAN SUIT ALUMINIUM BAJU PEMADAM TAHAN API 1000°C Apa itu Fireman Suit Aluminium ? Fireman suit aluminium atau baju pemadam... selengkapnya
Sumber gambar: Pexels Hydrant dan APAR sama-sama berperan penting dalam menunjang proteksi kebakaran. Namun, keduanya memiliki fungsi dan cara kerja... selengkapnya
BOX HYDRANT KOMBINASI TIPE B IHB INDOOR APAR ATAS PINTU KACA JAKARTA Box hydrant kombinasi tipe B indoor hadir dengan… selengkapnya
Rp 2.375.000BOX HIDRAN KOMBINASI TYPE B KACA FULLSET KOTAK HYDRANT INDOOR NO ALARM JAKARTA Box hidran kombinasi type B kaca fullset… selengkapnya
Rp 5.045.000ALUMINIUM HOSE RACK 1.5 INCH SISIR GANTUNGAN SELANG PEMADAM KEBAKARAN Aluminium hose rack merupakan salah satu aksesoris hydrant yang berfungsi… selengkapnya
Rp 190.000HYDRANT BOX KOMBINASI TIPE B KACA LENGKAP FULLSET BOX APAR DENGAN SET ALARM Hydrant box kombinasi tipe B kaca fullset… selengkapnya
Rp 5.545.000JUAL FIRE MONITOR PYTHON LOKAL FLANGE 4 INCH HIGH QUALITY WATER CANNON PITON WITH JET NOZZLE MACHINO Jual fire monitor… selengkapnya
Rp 5.750.000KUNINGAN JET NOZZLE 1.5 INCH KEPALA SELANG PEMADAM COUPLING MACHINO Kuningan Jet nozzle adalah salah satu aksesoris hydrant yang berupa… selengkapnya
Rp 295.000BLIND ROAD BULAT PAVING GUIDE SAFETY PVC RUBBER RAMBU JALAN TUNANETRA Blind road bulat ini berfungsi sebagai pemandu jalan bagi… selengkapnya
Rp 37.000BOX APAR DALAM RUANGAN 2.5 – 3 KG PINTU KACA BESI TEBAL MURAH Box APAR dalam ruangan ukuran 2.5 –… selengkapnya
Rp 535.000PAKET MANUAL BARRIER GATE MX 50 INSTALASI MESIN PALANG PORTAL OTOMATIS Paket manual barrier gate kali ini menggunakan mesin MX… selengkapnya
Rp 7.650.000FULLSETS FIRE MAN SUIT ALUMINIUM BAJU TAHAN API 600 DERAJAT CELCIUS HARGA MURAH Fullsets fire man suit aluminium merupakan baju… selengkapnya
Rp 4.500.000
Saat ini belum tersedia komentar.